top of page

Bang Jago Tak Terkalahkan itu Bernama Rocky Marciano

Gagal di lapangan bisbol, Rocky Marciano mengukir namanya yang melegenda di ring tinju. Pukulannya lebih mematikan dari peluru.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Rocky Marciano tak pernah kalah selama 49 kali pertarungan profesional. (rockymarciano.net).

31 Agu 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 31 Agu

SIRINE meraung-raung memecah kesunyian malam di sebuah ladang jagung di Jasper County, Iowa, Amerika Serikat, 31 Agustus 1969. Sherif Darrel Hurley ditemani paramedis dr. John Maughan segera menuju lokasi jatuhnya sebuah pesawat berdasarkan laporan seorang saksi mata Coleen Swarts. Tak dinyana, mereka menemukan tiga mayat korban yang salah satunya adalah petinju legendaris Rocky Marciano.


“Sherif Jasper County di lokasi mengatakan Marciano ditemukan tewas di dalam pesawat bermesin tunggal Cessna (172). Sementara jasad pilot Glenn Belz (37) dan penumpang lainnya Frank Farrell (23) ditemukan 500 meter dari bangkai pesawat,” tulis suratkabar Spokane Daily Chronicle edisi 1 September 1969.


Sebelumnya, sekira pukul 21.05, Coleen melihat sekelabatan cahaya janggal di udara di kegelapan malam. Makin diperhatikan, Coleen makin insyaf hal ganjil itu adalah sebuah pesawat yang mesinnya mati hingga kemudian jatuh di tengah-tengah ladang jagung milik tuan tanah Henry Eilander. Pesawat menabrak sebuah pohon ek.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page