Diperbarui: 12 jam yang lalu
AGRESI militer Israel terhadap Palestina masih menjadi sorotan dunia. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjadi sasaran kecaman bahkan oleh penduduk Israel sendiri karena kebijakannya yang haus darah.
Belum lama ini hasil survei yang dipublikasikan Channel menunjukkan 72 persen responden menginginkan Netanyahu mengundurkan diri karena gagal mengatasi serangan udara pada 7 Oktober 2023; 44 persen berpandangan Netanyahu harus segera angkat kaki dari pemerintahan; dan 28 persen lainnya menyarankan Netanyahu mundur dari jabatannya setelah pasukan pertahanan Israel berhenti melakukan operasi militernya di Gaza.
Benjamin Netanyahu memulai karier politik tahun 1980-an. Setelah sempat bekerja di Kedutaan Besar Israel di Washington DC, Amerika Serikat, Netanyahu kemudian terpilih menjadi anggota Knesset atau parlemen Israel dari Partai Likud tahun 1988. Selanjutnya, pria kelahiran Tel Aviv, 21 Oktober 1949 itu menjabat wakil menteri luar negeri tahun 1988 hingga 1991, dan kemudian wakil menteri di kabinet koalisi Perdana Menteri Yitzhak Shamir.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















