top of page

CIA dalam Penyanderaan Konsulat Indonesia

Pendukung Republik Maluku Selatan menduduki Konsulat Indonesia di Amsterdam. CIA membantu polisi untuk membebaskan sandera.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Penyandera di balkon gedung Konsulat Indonesia di Amsterdam, 18 Desember 1975. (Arsip Nasional Belanda/Wikimedia Commons).

  • 19 Jan 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 25 Apr

PARA pendukung gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) beberapa kali melakukan aksi di Belanda. Aksi pertama pada 31 Agustus 1970, mereka menyerang Wisma Indonesia, kediaman Duta Besar Indonesia, di Wassenaar. Hari itu bertepatan dengan kedatangan istri Mr. Dr. C.R.S. Soumokil, proklamator dan presiden pertama RMS, di Belanda. Dalam kontak senjata, seorang polisi Belanda, Hans Molenaar, mati. Duta Besar Letjen TNI (Purn.) Taswin Natadiningrat berhasil meloloskan diri.


"Dia tiba di Kasteel Oud Wassenaar. Di sana dia mengungkapkan jati dirinya dan minta supaya Menlu Joseph Luns ditelepon untuk mengabarkan nasib yang menimpa Dubes RI. Luns datang, demikian juga PM Piet de Jong," tulis wartawan senior, Rosihan Anwar, dalam Sejarah Kecil “Petite Histoire” Indonesia, Volume 1.  


Lima tahun kemudian, pada 2 Desember 1975, tujuh pemuda RMS membajak kereta api di Wijster, dekat Assen, kota yang dekat dengan kawasan permukiman komunitas Maluku terbesar di Belanda. Pembajakan yang berlangsung 12 hari itu mengakibatkan tiga orang sandera mati. Para pembajak dijatuhi hukuman 14 tahun. Anggota pembajak yang paling fanatik, Eli Hahury, bunuh diri di penjara pada 1978.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setalah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
Penjualan vas antik di tengah situasi ekonomi yang sulit menyulut kemarahan masyarakat China.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Raksasa pemakan tumbuhan yang lembut ini juga karnivora dan oportunis?
Raksasa pemakan tumbuhan yang lembut ini juga karnivora dan oportunis?
Di Jakarta, Wolfgang Reif direkrut intelijen Jerman Timur, Jerman Barat, dan CIA. Terungkap dan tertangkap intelijen Jerman Timur.
Di Jakarta, Wolfgang Reif direkrut intelijen Jerman Timur, Jerman Barat, dan CIA. Terungkap dan tertangkap intelijen Jerman Timur.
transparant.png
bottom of page