Diperbarui: 7 hari yang lalu
WARTAWAN berita T-Online, Jonas Mueller-Töwe bersama rekannya meneliti arsip-arsip rahasia Dinas Intelijen Jerman (Bundesnachrichtendisenst atau BND) untuk mengungkap peran BND dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965. Hasil penelitiannya diterbitkan di t-online pada 13 Juli 2020.
Penelitian itu, sebagaimana dikutip dw.com, menyebut laporan internal BND tanggal 3 November 1965 menggambarkan pembantaian besar-besaran terhadap komunis. Dokumen tanggal 8 November 1965 menyebut permohonan mendesak para jenderal di Jakarta yang meminta dana sekitar 1,2 juta Deutsche Mark untuk pembersihan komunis.
“Tidak jelas, apakah uang itu akhirnya dikirimkan, karena masih ada beberapa dokumen BND yang tetap ditutup,” tulis dw.com.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.




.jpg)










