top of page

Citarasa Hadrami, Citarasa Indonesia

Orang-orang Arab ikut memperkaya khazanah kuliner di Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Toko Arab di Jawa. (Wereldmuseum Amsterdam).

14 Sep 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 31 Jan

SEJARAWAN Yunani, Herodotus, pada abad kelima sebelum masehi mencatat munculnya keingintahuan orang Barat akan asal-muasal rempah-rempah. Namun, pedagang Arab yang kala itu menjadi perantara niaga rempah di Eropa berhasil menyembunyikan asal-usul rempah-rempah itu.


Dalam The Spice Route karya Jhon Keay disebutkan ketika orang Arab ditanya muasalnya rempah, mereka hanya menjawab bahwa kayu manis, salah satu jenis rempah, asalnya dari sarang burung. Burung-burunglah yang membawa potongan kayu manis itu dan menjadikannya bagian dari sarang. Dari mana burung-burung menemukan kayu manis? Hanya burung-burung itulah yang tahu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page