top of page

Desakralisasi Pejabat Publik

Pembesar negeri alam feodal berjarak dengan rakyatnya dan tak punya banyak pekerjaan kecuali bersikap sok penting, boros, dan kerap pamer kekuasaan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bupati Bandoeng beserta rombongan, sekitar 1870. (Wereldmuseum Amsterdam/Wikimedia Commons).

7 Sep 2025
5 menit membaca

Diperbarui: 7 Sep 2025

SUATU hari saya pernah melihat Walikota Woerden, pejabat nomor satu dari sebuah kota kecil di Provinsi Utrecht, Belanda, sedang mencuci mobil di pekarangan rumahnya yang kecil (dibandingkan dengan kebanyakan ukuran rumah walikota di Indonesia). Di lain hari saya menyaksikan Winnie Sorgdrager, pensiunan menteri hukum Belanda periode 1994-1998 naik angkutan umum di Amsterdam. Winnie adalah cicit kemenakan Eduard Douwes Deker alias Multatuli yang namanya tenar sebagai penulis roman Max Havelaar. Tak ada juru kamera yang mengiringi mereka untuk dimuat media sosial. Tak ada tepuk riuh decak kagum karena semua itu biasa saja.


Di Indonesia juga ada kisah keteladanan para pejabat publik. Johannes Leimena, menteri di era Bung Karno, menggunakan kemeja tambalan saat ikut rapat kabinet. Belum lagi kisah Haji Agus Salim yang hidup sederhana, bahkan Prof. Soenario, menteri luar negeri RI dan kakek buyut artis Dian Sastrowardoyo, bersaksi bahwa Haji Agus Salim hidup dalam kemiskinan. Saat menulis biografi Maulwi Saelan, wakil komandan Tjakrabirawa pengawal Bung Karno, saya mendengar kisah Presiden Sukarno meminjam uang pengawalnya untuk membeli sebungkus rokok. Kisah-kisah ini justru diketahui saat tokoh-tokoh tersebut sudah almarhum, ketika mereka tak bisa lagi mengambil untung pencitraan lewat jalan populisme yang kini marak.


Kisah kesahajaan hidup di atas rupanya memang bukan dibikin-bikin. Di Belanda, sistem transportasi umum dirancang sebaik mungkin, yang dapat menghubungkan warga dari satu titik ke titik lain dalam tujuan perjalanannya. Menumpang angkutan umum adalah cara menempuh perjalanan yang ringkas dan tepat waktu. Selain bersepeda, sebagaimana yang pernah ditunjukkan oleh mantan Perdana Menteri Mark Rutte, menumpang angkutan umum perkara biasa saja untuk semua orang, tak terkecuali pejabatnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Postingan Terkait

Lihat Semua
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Ragam tradisi di pentas Wimbledon. Ada yang sudah ditanggalkan, ada pula yang dipertahankan.
Ragam tradisi di pentas Wimbledon. Ada yang sudah ditanggalkan, ada pula yang dipertahankan.
transparant.png
bottom of page