top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Seputar Persoalan Eksil

“Apa salah kami? Mengapa pemerintah mencabut kewarganegaraan kami?”

4 Mei 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi peristiwa 1965. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

  • 5 Mei 2023
  • 7 menit membaca

SAYA memanggilnya Oom Nug. Nama lengkapnya Nunu Nugroho. Tapi saya ragu itu nama lengkap sesungguhnya. Bukan masalah untuk saya. Yang lebih menarik buat saya adalah kisah hidupnya: lahir sebagai anak dari kalangan priayi, ikut perang kemerdekaan di Yogyakarta, menggabungkan diri dengan gerakan kiri, bekerja sebagai wartawan Harian Rakjat milik Partai Komunis Indonesia (PKI), dan berakhir sebagai eksil di Belanda.


Oom Nug punya kemampuan menertawai diri sendiri, bahkan untuk kisah-kisah yang bagi kebanyakan orang terbilang heroik. Gambaran perang kemerdekaan yang penuh dengan kisah kepahlawanan dan patriotisme mendadak jadi cerita yang sangat manusiawi di tangannya. Suatu kali dia menceritakan kepada saya bagaimana reaksi tentara Indonesia ketika disergap pesawat tempur cocor merah milik Angkatan Udara Belanda. “Bubar semua, pada lari ketakutan,” ujarnya terkekeh. Padahal saat itu dia dan kompatriotnya ditugasi menjaga sebuah perbukitan di pinggiran Yogyakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page