top of page

Seputar Persoalan Eksil

“Apa salah kami? Mengapa pemerintah mencabut kewarganegaraan kami?”

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi peristiwa 1965. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

5 Mei 2023
7 menit membaca

SAYA memanggilnya Oom Nug. Nama lengkapnya Nunu Nugroho. Tapi saya ragu itu nama lengkap sesungguhnya. Bukan masalah untuk saya. Yang lebih menarik buat saya adalah kisah hidupnya: lahir sebagai anak dari kalangan priayi, ikut perang kemerdekaan di Yogyakarta, menggabungkan diri dengan gerakan kiri, bekerja sebagai wartawan Harian Rakjat milik Partai Komunis Indonesia (PKI), dan berakhir sebagai eksil di Belanda.


Oom Nug punya kemampuan menertawai diri sendiri, bahkan untuk kisah-kisah yang bagi kebanyakan orang terbilang heroik. Gambaran perang kemerdekaan yang penuh dengan kisah kepahlawanan dan patriotisme mendadak jadi cerita yang sangat manusiawi di tangannya. Suatu kali dia menceritakan kepada saya bagaimana reaksi tentara Indonesia ketika disergap pesawat tempur cocor merah milik Angkatan Udara Belanda. “Bubar semua, pada lari ketakutan,” ujarnya terkekeh. Padahal saat itu dia dan kompatriotnya ditugasi menjaga sebuah perbukitan di pinggiran Yogyakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Sepakbola Vietnam bermula dari para kolonialis Prancis. Butuh waktu lama bereinkarnasi dari abu imbas serangkaian konflik.
Sepakbola Vietnam bermula dari para kolonialis Prancis. Butuh waktu lama bereinkarnasi dari abu imbas serangkaian konflik.
Sultan perempuan naik takhta untuk menggantikan pemerintahan raja yang kejam, namun mendapat perlawanan.
Sultan perempuan naik takhta untuk menggantikan pemerintahan raja yang kejam, namun mendapat perlawanan.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
Niatnya bergabung dengan militer agar bisa belajar film. Dia sempat belajar bertani waktu di Laos, akhirnya tenar sebagai musikus.
Niatnya bergabung dengan militer agar bisa belajar film. Dia sempat belajar bertani waktu di Laos, akhirnya tenar sebagai musikus.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
transparant.png
bottom of page