top of page

Belanda dan Orang-orangnya

Belanda, negeri kecil banyak cerita. Dari Multatuli hingga orang-orang klayaban yang tidak bisa pulang ke Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Patung Multatuli di Kanal Singel, Amsterdam, Belanda. (Bonnie Triyana/Historia.ID).

27 Sep 2023
7 menit membaca

MATAHARI masih jadi barang mahal di Belanda pada bulan April 2013. Suhu naik turun namun pada intinya tetap: dingin. Sesekali matahari datang mengintip dari celah awan dan seketika pula orang-orang berteriak girang. Pegawai kafe sigap menyeret kursi ke luar, memasang meja dan mempersilakan pengunjung duduk di luar kafe. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page