top of page

Dewaruci Menuju Negeri Laskar Pelangi

Kapal ini mengawal lagi muhibah budaya jalur rempah. Dari Jakarta kapal ini hendak ke Belitung.

loading_historia_white.gif
transparant.png

KRI Dewaruci sebelum bertolak ke Belitung Timur dalam pelayaran Muhibah Jalur Rempah. (Petrik Matanasi/Historia.ID).

  • 11 Jun 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 11 Jul

KRI Dewaruci “cerah” kembali sekeluar dari perawatannya. Pagi 7 Juni 2024 ini para awaknya sudah bersiap di geladak kapal. Untuk kesekian kalinya mereka akan berlayar kembali.


Sekitar pukul 9.20, KRI Dewaruci bertolak dari dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamal) di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. KRI legendaris berusia lebih dari 70 tahun itu membawa lebih dari 40 peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah. Mereka dilepas oleh Kepala Staf Kolinlamal Laksamana Pertama Mohamad Riza dan Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid di lapangan Laksamana Moeljono Silam yang bersebelahan dengan dermaga.


Kali ini tujuan pelayaran KRI Dewaruci adalah Belitung Timur. Diperkirakan pelayaran akan memakan waktu sekitar dua hari dua malam. Sesuai temanya, Muhibah Budaya Jalur Rempah, program ini hendak menggali dan memperkenalkan kebudayaan rempah. Bersama Bangka, Belitung Timur dikenal pula sebagai penghasil lada.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
transparant.png
bottom of page