top of page

Drama Penangkapan Brigjen Soepardjo

Satu-satunya perwira tinggi dalam G30S ini berkali-kali meloloskan diri. Upaya pelariannya berakhir di atas loteng rumah seorang kopral.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Brigjen TNI Soepardjo beberapa saat setelah ditangkap. (Nationaal Archive).

17 Des 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 25 Jul

BRIGJEN TNI Mustafa Sjarief Soepardjo jadi buronan kelas kakap. Kodam V/Jaya  memasukkan namanya ke dalam daftar hitam pencarian. Soepardjo diburu karena dianggap bertanggung jawab dalam operasi makar Gerakan 30 September 1965 (G30S). Padahal, Soepardjo sebelumnya bertugas di Kalimantan Barat sebagai panglima Komando Tempur Ganyang Malaysia.


Soepardjo dalam kesaksiannya di Mahkamah Militer Luar Biasa: Perkara M.S. Supardjo, mencatat bahwa banyak sekali berita-berita suratkabar ibukota yang memberitakan dirinya. Termasuk pula foto-foto maupun reklame yang bertuliskan, “tangkap hidup atau mati Supardjo ex brigadir jenderal TNI adalah gembong Gestapu/PKI” dan sebagainya.


Dewan Revolusi yang berada di balik G30S, menempatkan Soepardjo sebagai orang kedua setelah Letkol Untung Sjamsuri. Untung sendiri telah dieksekusi mati pada akhir Maret 1966 di daerah Cimahi, Jawa Barat. Sementara itu, pemimpin PKI D.N. Aidit sudah lebih dulu dieksekusi di Boyolali, Jawa Tengah, diperkirakan itu terjadi pada November 1965.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Bukan pertama kali wabah penyakit berjangkit saat umat muslim menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
Bukan pertama kali wabah penyakit berjangkit saat umat muslim menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
Tak sengaja ditemukan di sebuah zaman, sampai sekarang “susu basi” ini jadi hidangan lezat nan sehat.
Tak sengaja ditemukan di sebuah zaman, sampai sekarang “susu basi” ini jadi hidangan lezat nan sehat.
Kartu Lebaran bukan hanya sarana mengucapkan selamat Idulfitri, tetapi juga pernah bermuatan politis.
Kartu Lebaran bukan hanya sarana mengucapkan selamat Idulfitri, tetapi juga pernah bermuatan politis.
Seorang perupa mengangkat kejahatan kemanusiaan pada 1965 menjadi tema karyanya. Dekonstruksi tanpa provokasi.
Seorang perupa mengangkat kejahatan kemanusiaan pada 1965 menjadi tema karyanya. Dekonstruksi tanpa provokasi.
Konferensi Nasional Sejarah berusaha menghidupkan kembali tradisi bahari bangsa Indonesia yang dulu pernah jaya.
Konferensi Nasional Sejarah berusaha menghidupkan kembali tradisi bahari bangsa Indonesia yang dulu pernah jaya.
transparant.png
bottom of page