top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Ending Discrimination Against Arabs

The colonial government considered Arabs a threat. They were forbidden to mingle with the natives and their movements were restricted.

11 Agu 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Arab captain Said Achmad bin Abdoellah Bobsaid meets with Surabaya resident W.P. Hillen in Tanjung Perak, Surabaya, 1924. (KITLV).

  • 12 Agu 2024
  • 9 menit membaca

ALI Shahabudin had been talking for three hours, yet he showed no sign of fatigue. His mouth and pointed nose emitted cigarette smoke. The ashtray on the table in front of him was overflowing with cigarette butts and ash. Meanwhile, his coffee is gone, leaving only the dregs. “I still have many stories about people of Arab descent,” he told Historia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page