top of page

Gara-gara Laskar Berulah, Bung Hatta Marah

Pengalaman Bung Hatta berurusan dengan para pejuang di garis depan. Mulai dari ditagih jatah beras, melerai komandan laskar yang bertikai, hingga mencopot panglima komandemen.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Wakil Presiden Mohammad Hatta pernah dibuat jengkel oleh ulah laskar di Sumatra Utara di masa revolusi kemerdekaan. (Wikimedia Commons).

12 Sep 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 1 Feb

LASKAR pejuang di Sumatra Utara terkenal banyak tingkah dan kelakuan eksentrik dalam Perang Kemerdekaan. Mereka bertempur menghadapi Belanda di garis depan namun di belakang saling cakar dengan sesama kelompok laskar. Wakil Presiden Mohammad Hatta sampai dibuat repot berurusan dengan beberapa komandan laskar yang kerap bikin ulah.


Waktu itu pertengahan Juli 1947, Bung Hatta baru saja pulang dari India usai bertemu dengan Perdana Menteri Nehru. Sekembalinya ke Indonesia, Bung Hatta meneruskan perjalanan keliling Sumatra. Di beberapa kota, kedatangan Bung Hatta disambut rakyat dengan penuh semangat untuk mempertahankan kemerdekaan. Mulai dari Pekanbaru, Bukittinggi, kemudian masuk ke Sumatra Utara. Setelah melewati Sibolga pada 21 Juli 1947, terdengarlah kabar bahwa Belanda telah melancarkan agresi militer yang pertama. Kendati tentara Belanda mulai menduduki Sumatra Timur, rombongan Bung Hatta terus melanjutkan perjalanan ke Tarutung hingga Pematang Siantar.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page