- Petrik Matanasi
- 18 Sep 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 hari yang lalu
SETELAH ibukota RI Yogyakarta diserbu pasukan Belanda pada 19 Desember 1948, Batalyon Andjing NICA yang berada di –bawah komando Overste (setara letnan kolonel) Adrianus van Santen– daerah Banyumas bergerak ke Magelang. Batalyon ini bagian dari Brigade V KNIL.
“Gerak maju yang spektakuler dari Brigade V melalui Pantai Utara, sepanjang lereng [Gunung] Slamet menuju dataran Jawa Tengah Selatan. Pasukan Andjing NICA, di bawah pimpinan komandan barunya yang populer, Mayor (sekarang lettnan kolonel) Van Santen, dengan cepat maju melewati Gombong,” demikian De Locomotief tanggal 8 Desember 1948 memberitakan laju Andjing NICA menuju Magelang.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.











