top of page

Gila Basket di Filipina

Ibarat sepakbola di Brasil dan Argentina, basket sudah jadi jalan hidup orang Filipina. Kedigdayaannya sukar ditandingi para tetangganya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tim Filipina sebagai tuan rumah SEA Games 2019 diyakini bakal tetap berjaya dan hampir pasti medali emasnya takkan menghampiri kontestan lain (Foto: Fernando Randy/HISTORIA)

4 Des 2019
4 menit membaca

Diperbarui: 27 Apr

TAK ada laser sebagaimana upacara pembukaan ajang olahraga pada umumnya, upacara pembukaan SEA Games 2019 pada Sabtu (30/11/2019) malam justru menarik karena diisi beraneka ragam atraksi seni dari bermacam budaya yang ada di Filipina.


Menariknya lagi, upacara pembukaan bukan digelar di stadion sepakbola sebagaimana umumnya, namun stadion indoor Philipine Arena. Venue berkapasitas 55 ribu tempat duduk itu arena indoor terbesar di dunia dan kebanggaan rakyat Filipina. Sejak dirampungkan 2014 silam, stadion itu digunakan untuk bola basket yang menjadi olahraga nomor satu di Tanah Pinoy itu.


Sejak masa kolonial, Filipina sudah dikenal sebagai negeri yang gila basket. Dari masa ke masa, perkembangannya begitu pesat. Levelnya sudah Asia dan dunia, jauh meninggalkan negara-negara tetangganya di ASEAN.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page