top of page

Haji Ghalib Transmigran Sukses

Rela meninggalkan Jawa dan memulai hidup di Lampung dari nol, Haji Ghalib sukses hingga punya perusahaan. Dia juga tokoh pendidikan dengan pesantren dan sekolah yang dibangunnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kiai Haji Ghalib, mantan transmigran yang menjadi tokoh pembangun Pringsewu, Lampung ini amat peduli pada pendidikan. (Pringsewu Site).

21 Mei 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 6 Mei

SETELAH berjalan sekitar 20 tahun, kabar transmigrasi dari Jawa ke Lampung menggema di Pulau Jawa. Namun, kabar menarik itu tak langsung berhasil menarik orang-orang Jawa untuk mengikuti jejak para saudaranya di Sumatra. Kebanyakan orang Jawa takut menyebrangi lautan.


Ghalib termasuk dari sedikit orang Jawa yang tidak takut menyeberangi lautan. Maka, dengan sukarela santri yang pernah berguru di Jombang, Jawa Timur ini menyeberangi lautan pada tahun 1920-an demi menggapai hidup yang lebih baik di Lampung.


Usai menyeberangi Selat Sunda dengan Anak Krakataunya yang masih aktif, Ghalib akhirnya tiba di Lampung. Di sana dia lalu mengelola sawahnya. Sawahnya yang tadinya hanya menghasilkan padi untuk menghidupinya dan keluarganya, terus meluas. Hasil yang didapatnya pun lebih dari sekadar untuk mengenyangkan perut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page