top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Harmoko, Hari-Hari Omong Konfrontasi

Sebelum dikenal sebagai menteri penerangan Orde Baru, Harmoko pernah bekerja sebagai wartawan. Ia membuat karikatur politik tanpa basa-basi tapi kualitasnya dinilai rendah.

13 Agu 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Harmoko saat menjabat menteri penerangan Orde Baru. (Perpusnas RI).

  • 13 Agu 2023
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 7 Feb

DUA pria berhidung mancung mengenakan jas dan bertopi bak pesulap. Salah satunya, yang topinya bertuliskan Union Jack, memecutkan cambuk ke seorang pria yang sedang menunggang kuda lumping. Pria berkumis dan berpeci itu, dengan baju bertuliskan Tengku, seketika mengucapkan kata: “Perang... Perang”.


Karikatur bertajuk “Circus from Malaysia” itu dimuat di harian Merdeka, 28 April 1964. Temanya seputar Konfrontasi antara Indonesia dan Malaysia yang sedang hangat-hangatnya saat itu. Pesannya jelas: penggambarnya ingin menunjukkan bahwa Tengku Abdurahman Putra, perdana menteri Malaysia, adalah boneka Inggris, negara yang mendorong pembentukan Federasi Malaysia yang ditentang Sukarno.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page