Diperbarui: 21 Sep
PENYAKIT tropis seperti disentri, kolera, dan malaria telah lama menjadi momok bagi orang-orang Eropa di Batavia. Fasilitas kesehatan yang terbatas, diperparah oleh sanitasi yang buruk, membuat penyakit tersebut membawa kematian bagi penderitanya. Inilah yang menimpa Jan Gubernur Jenderal VOC Pieterszoon Coen.
Tak ada yang mengira, Coen yang tegas dan bertangan besi, tengah menderita sakit parah. Ketika itu, dia berupaya sekuat tenaga mempertahankan Batavia dari pengepungan kedua pasukan Mataram pada Agustus hingga September 1629.
“Dalam sejarah Batavia, pengepungan kedua ini menjadi titik balik yang begitu penting hingga merenggut nyawa pendirinya,” tulis Frederik De Haan, arsiparis Belanda, dalam Oud Batavia Volume 1.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















