- 26 Feb
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 hari yang lalu
ADA kemiripan antara Joseph-Désiré Mobutu, yang populer sebagai Mobutu Sese Seko, dengan Soeharto. Keduanya sama-sama cerdas dan berkuasa selama 32 tahun. Keduanya juga sama-sama pernah menjadi sersan tentara kolonial di negeri masing-masing. Soeharto di tentara kolonial Hindia Belanda Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL), sementara Mobutu di tentara kolonial Belgia di Kongo, Force Publique (FP).
Namun, Soeharto dikenal pendiam dan tidak suka membuat perkara di masa muda. Dia masuk tentara karena perkara menyambung hidup. Sementara, Mobutu adalah siswa cerdas di Ecole Moyenne Mbandaka. Dia hobi membaca. Tak hanya suratkabar, buku-buku “berat” juga dibaca Mobutu. Penulis kesukaannya adalah Jenderal Charles De Gaulle dari Perancis, Perdana Menteri Inggris Winston Churchill dan Nicollo Machiavelli dari Italia yang menulis The Prince. Jadi Mobutu muda lebih intelek daripada Soeharto muda.
“Dia rajin membaca dan terkesan dengan apa yang dibacanya,” catat Dave Renton dkk. dalam The Congo Plunder and Resistance.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















