top of page

Isu Senjata untuk Kudeta

Seorang kapten menuduh petinggi ABRI menyiapkan senjata untuk kudeta. Padahal, senjata itu untuk dijual kepada pejuang Mujahiddin Afganistan yang melawan Uni Soviet.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Panglima ABRI Jenderal TNI L.B. Moerdani memegang senapan serbu HK MP5 A3 sambil berbincang dengan Brigjen TNI Sintong Panjaitan, Komandan Kopassandha di Cijantung, Jakarta. (Repro Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando).

29 Sep 2017
3 menit membaca

Diperbarui: 18 Feb

PANGLIMA TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo gusar. Dalam sebuah rekaman viral, Gatot menyatakan ada institusi nonmiliter yang menyiapkan 5.000 pucuk senjata api ilegal. Menurut Gatot, berdasarkan amatan jajaran intelijennya, senjata itu dipersiapkan untuk kepentingan tertentu dengan mencatut nama presiden. Dia menyitir ada segelintir oknum TNI yang bermain politik.


“Mereka akan saya buat merintih bukan hanya menangis,” tegas Gatot dalam rekaman itu.


Tak ayal, rekaman itu membuat kegaduhan di tubuh TNI. Kegaduhan serupa juga pernah terjadi saat TNI AD tergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) pada dekade 1980-an.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
 Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Kengerian dan kejenakaan berpadu dalam adegan-adegan intrik di seputar kematian Stalin.
Kengerian dan kejenakaan berpadu dalam adegan-adegan intrik di seputar kematian Stalin.
Semangat dan buah pikirannnya masih relevan di masa kini.
Semangat dan buah pikirannnya masih relevan di masa kini.
transparant.png
bottom of page