top of page

Jalan Baru Sufisme Hamka

Hamka mendekati ilmu tasawuf secara lebih “dingin”, hampir sebagai pengamat yang menjaga jarak. Dia tidak pernah mengidentifikasi dirinya sebagai sufi. ~M. Dawam Rahardjo.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Buya Hamka. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

16 Mei 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 24 Jul

PADA 2007, ketika mengunjungi Istanbul, saya mendapat buku Emerald Hills of the Heart: Key Concepts in the Practice of Sufism. Buku yang dikarang ulama besar Turki Fethullah Gülen itu, mengupas kata-kata kunci dalam tasawuf dan penjelasan yang cukup mudah dimengerti. Bagi saya, buku demikian segera mengingatkan pada karya klasik Hamka, Tasauf Modern (ejaan yang tetap dipertahankan dalam buku itu tasauf, bukan tasawuf). 


Sufisme, menurut Gülen, bermakna transformasi yang mengarahkan kehendak individu sesuai kehendak-Nya. Selain itu, sufisme merupakan upaya berkelanjutan membersihkan diri dari yang buruk dalam rangka memperoleh kebajikan. Karenanya, tasawuf merupakan jalan untuk memperoleh “kualitas malaikat dan bertabiat di jalan Tuhan”, hidup sesuai dengan persyaratan pengetahuan dan kasih Allah dan dalam kenikmatan spiritual yang dihasilkannya. Sebagaimana Hamka, bagi Gülen, sufisme tidak terpisahkan dari syariat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
transparant.png
bottom of page