top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Jatuh Bangun Pemberantasan Korupsi

Korupsi pada masa Orde Lama. Militer terlibat dalam pemberantasan korupsi sekaligus pelaku korupsi. Korupsi pun terus terjadi hingga kini.

Oleh :
Historia
16 Apr 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Jenderal TNI Abdul Haris Nasution memimpin Paran, lembaga pembenahan birokrasi dan pemberantasan korupsi.

  • 17 Apr 2023
  • 1 menit membaca

KETIKA merayakan kemerdekaan tahun 1965, wartawan Mochtar Lubis berpikir menulis buku tentang Indonesia sebelum dan selama revolusi. Kenangannya pun kembali ke masa lalu: proklamasi yang bergema, segarnya semangat revolusioner, pertempuran-pertempuran. Ia juga ingat pertemuannya dengan pemimpin-pemimpin Republik.


Kala itu Mochtar Lubis yakin mereka tak akan berubah dari kesederhanaan itu. Seorang wartawan Amerika mengajaknya bertaruh, jika sudah berkuasa, banyak yang akan korup. Dengan tegas ia mengatakan: “Tak mungkin ada pemimpin Indonesia yang bisa jadi korup.”

Ketika mencatat dalam buku hariannya, kemudian terbit dalam Catatan Subversif, Mochtar Lubis menarik ucapannya. Ia sendiri jadi korban dalam upayanya melawan korupsi.


Di masa revolusi, korupsi bukannya tak ada. Namun ia terabaikan karena perhatian tercurahkan pada upaya mempertahankan kemerdekaan. Begitu kedaulatan teraih, pemerintahan berjalan normal, korupsi mulai menjadi isu penting.


Kecaman datang. Kepercayaan kepada pemerintah luntur. Militer mengambil inisiatif dalam upaya pemberantasan korupsi –di sisi lain, juga menjadi pelaku korupsi. Ketegangan dan krisis politik pun terjadi. Korupsi terus hidup meski kabinet jatuh bangun.


Berikut ini laporan khusus sejarah korupsi dan pemberantasan korupsi pada masa Orde Lama.









Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian

Advertisement

Masa Sebelum Tarumanagara

Masa Sebelum Tarumanagara

Ada Peradaban Buni sebelum eksisnya Tarumanagara. Dari mana asal-usul nama Tarumanagara?
14 Februari 1946: Peristiwa Merah-Putih di Manado

14 Februari 1946: Peristiwa Merah-Putih di Manado

Para pemuda melakukan perlawanan terhadap upaya Belanda menguasai kembali Sulawesi Utara.
Pesona Sadum Angkola

Pesona Sadum Angkola

Dalam bahasa daerahnya, kain tenun ini disebut abit godang. Wastra yang sarat teknik, rona, dan jejak akulturasi dari tanah Tapanuli Selatan.
A Dutch East Indies Referee at the Olympics

A Dutch East Indies Referee at the Olympics

The Dutch East Indies almost sent a football team to the Olympics but failed due to Dutch opposition. As consolation, a Dutch East Indies referee appeared in several matches, including the Olympics' football final.
Ujung Riwayat Kurt Cobain

Ujung Riwayat Kurt Cobain

Muntah dengan senyuman, begitu kata Buzz Osborne tentang kecanduan Kurt Cobain. Investigasi teranyar menguak dugaan ikon Gen X itu mati dibunuh.
bottom of page