top of page

Jejak Visual Bung Karno

Jejak visual Sukarno hadir di mana-mana. Dari poster, stiker, gantungan kunci, hingga kaos. Dijajakan di emperan atau menghiasi tempat-tempat publik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Potret Sukarno banyak dijajakan di kios milik Bapak Doni di Jalan Minangkabau, Jakarta Pusat. (Nugroho Sejati/Historia.ID).

23 Jul 2025
2 menit membaca

Diperbarui: 27 Des 2025

SURAT Perintah Sebelas Maret (Supersemar) menjadi awal keruntuhan Sukarno. Pendukungnya ditumpas habis. Mahasiswa mendemonya. Dia disalahkan atas segala krisis. Kekuasaannya perlahan terkikis. Lalu habis. Tapi kebesaran Sukarno tak pernah menipis.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page