top of page

Joseph Goebbels, Setia Nazi Sampai Mati

Joseph Goebbels propagandis Nazi yang setia mengiringi Hitler hingga mati.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Joseph Goebbels setia kepada Hitler sampai mati. (Deutsches Historisches Museum/Bundesarchiv).

7 Jun 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 1 Mei

MESKI wajah kakunya tampak tenang, pikiran Dr. Joseph Goebbels tengah berkecamuk. Pagi itu, 29 April 1945, situasi kota Berlin kian mencekam mengingat pasukan Uni Soviet kian mendekati Führerbunker atau bunker di kompleks Reichkanzlei (Kekanseliran Jerman). Di hari itulah untuk pertamakali Goebbels menolak perintah Hitler.


Setelah mengikuti sarapan pesta pernikahan Hitler dengan Eva Braun, Goebbels diminta Hitler untuk berusaha keluar dari kota Berlin. Hitler merasa harus menjadi kapten yang ikut tenggelam bersama kapalnya.


Traudl Junge, sekretaris pribadi Hitler, masih ingat betul ketika Goebbels masuk ke ruangannya. Kala itu, Junge sedang mengalihwahanakan wasiat Hitler yang ditulis tangan ke mesin ketiknya.


“Tiba-tiba Goebbels masuk tanpa saya sadari. Wajahnya tampak pucat seputih kapur. Air mata mengalir di pipinya…suaranya yang biasanya jernih menjadi bergetar. ‘Führer ingin saya keluar dari Berlin, Nona Junge. Saya diperintah memimpin pemerintahan baru di utara. Tetapi saya tak bisa meninggalkan Berlin dan Führer! Saya Gauleiter (kepala distrik) Berlin dan di sinilah tempat saya. Jika Führer mati, hidup saya tiada artinya’,” kata Junge dikutip T. Thacker dalam Joseph Goebbels: Life and Death.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page