top of page

Empat Pelatih Asing yang Diapresiasi Positif Negeri Besutannya

Shin Tae-yong bukan satu-satunya pelatih asing yang mendapat apresiasi positif dari negara tempatnya melatih.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Coach Shin Tae-yong (kanan) saat menerima Golden Visa dari Presiden RI Joko Widodo. (kemenkumham.go.id).

30 Jul 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 24 Jun

BANYAK pelatih asing yang punya prestasi gemilang saat menukangi tim nasional negara-negara berkembang. Meski begitu, cukup langka kesuksesan mereka diapresiasi positif secara resmi. Shin Tae-yong (STY) satu di antara yang sedikit itu.


Datang dari negara mapan sepakbola Asia, Korea Selatan, STY memang harus diakui masih nirgelar –baik di level senior maupun timnas U-23– sepanjang menukangi timnas Indonesia sejak Desember 2019. STY dinilai sukses mengangkat sepakbola Indonesia kembali disegani di level Asia dengan membawa timnas senior untuk pertamakalinya sejak 18 tahun lolos babak 16 besar Piala Asia 2023. 


STY tak hanya mencetak sejarah membawa timnas Indonesia U-23 lolos pertamakali di Piala Asia U-23, tapi bahkan sampai membawa Nathan Tjoe-A-On dkk. melangkah sampai semifinal. Lalu, baru-baru ini STY kembali membuka peluang timnas Indonesia senior ke Piala Dunia 2026 dengan mengantarkannya ke putaran ketiga kualifikasi zona Asia (September 2024-Juni 2025).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page