- 9 Mar 2021
- 4 menit membaca
Diperbarui: 24 Mei
CERITA bermula ketika Panji Kudawaningpati, putra mahkota Kerajaan Jenggala, mengunjungi kepatihan. Ia jatuh cinta pada putri Patih Kudanawarsa. Panji pun menikahi Dewi Angreni, putri sang patih. Padahal, Panji sudah bertunangan dengan Sekartaji, putri Kerajaan Kediri.
Panji tak mau menikah dengan perempuan lain karena sudah memperistri Angreni. Karenanya Raja Jenggala menyuruh Brajanata untuk membunuh Angreni agar perkawinan Panji dan Sekartaji dapat terlaksana. Panji sedih dan memutuskan berkelana.
Panji mengubah namanya menjadi Klana Jayengsari. Dalam pengembaraan, dia melakukan berbagai penaklukkan. Dia mencari kematian lewat pertempuran agar bisa segera berkumpul dengan Angreni.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















