- 29 Jul 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 2 Agu
PUTRAJAYA, Malaysia jadi tuan rumah pembicaraan damai antara Kamboja dan Thailand. Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim memediasi pembicaraan gencatan senjata antara PM Kamboja Hun Manet dan Plt. PM Thailand Phumtham Wechayachai pada Senin (28/7/2025).
Pertemuan itu digelar pasca-konflik terbuka di perbatasan Kamboja-Thailand sejak 24 Juli 2025 lalu. Selain PM Anwar Ibrahim dan para pemimpin Thailand dan Kamboja, turut hadir perwakilan Kedutaan China dan Kedutaan Amerika Serikat.
Mengutip rilis bersama di laman resmi Kementerian Luar Negeri Malaysia, Senin (28/7/2025), pertemuan itu mencapai tiga kesepakatan. Pertama, kesepakatan gencatan senjata tanpa syarat yang berlaku tepat pada Senin (28/7/2025) pukul 24.00 waktu setempat sebagai langkah vital memulihkan perdamaian dan keamanan kawasan. Kedua, kesepakatan digelarnya pertemuan informal para panglima kawasan (panglima Regional 1 Thailand dan panglima Regional 4 dan 5 Kamboja) pada Selasa (29/7/2025) pada pukul 7 pagi waktu setempat dengan disusul pertemuan para atase keamanan yang dimediasi Malaysia. Ketiga, kesepakatan menggelar pertemuan Komite Perbatasan Umum pada 4 Agustus 2025 yang akan digelar di Kamboja.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















