top of page

Keluarga Jerman di Balik Serangan Jepang ke Pearl Harbor

Ketika terjadi serangan atas Pearl Harbor, sebuah keluarga asal Jerman menjadi saksi mata. Tak dinyana, keluarga tersebut punya andil.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Penampakan USS Arizona (BB-39) yang terbakar setelah serangan Jepang di Pearl Harbor, 7 Desember 1941. (Wikimedia Commons).

15 Nov 2024
6 menit membaca

Diperbarui: 6 Jan

BERNARD Julius Otto Kühn merupakan satu dari sejumlah orang asing yang tinggal di Hawaii ketika Pearl Harbor menjadi target serangan Jepang pada 7 Desember 1941. Bersama dengan istri dan dua anaknya, satu orang putri dan seorang putra, Kühn telah menetap di Hawaii sejak tahun 1935.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page