- 20 Nov 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
AKSI spionase Jepang di Amerika Serikat pada masa Perang Dunia II tidak selalu berhasil. Dalam sebuah peristiwa, Jepang justru dengan mudah diperdaya oleh mata-mata gadungan yang berujung pada penangkapan sejumlah spion Jepang di Amerika.
Peristiwa ini terjadi pada medio awal tahun 1941. Menurut Terry Crowdy dalam The Enemy Within: A History of Espionage, pada Mei 1941, FBI melaporkan telah menemukan kegiatan spionase seorang perwira Jepang bernama Itaru Tachibana.
Sejak tahun 1939, Tachibana beroperasi sebagai pemilik klub malam dengan nama samaran Mr. Yamamoto, memata-matai peningkatan teknologi Angkatan Laut AS dan memimpin jaringan mata-mata terbesar di Pesisir Barat.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















