top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Masa Silam

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami insiden keracunan di sejumlah daerah. Begitu juga dengan Program Makan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di masa Orde Baru.

6 Mei 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Seorang ibu sedang membagikan bubur kacang hijau sebagai makanan bergizi tambahan dalam Program PMT-AS di masa Orde Baru. (Kemendikbud).

  • 7 Mei 2025
  • 4 menit membaca

PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) dikabarkan telah memakan korban. Keracunan yang dialami 174 siswa peserta MBG di Pali, Sumatra Selatan jadi pemberitaan nasional belakangan ini. Anak-anak korban keracunan mengalami gejala sakit perut, diare, muntah-muntah, sampai harus dirawat di rumah sakit. Sebelumnya, sejumlah daerah lain juga mengalami keracunan MBG dalam skala lebih kecil, seperti di Bandung, Cianjur, Tasikmalaya, Karanganyar, Kupang, sampai Bombana di Sulawesi Tenggara. Perkara yang menyebabkan keracunan beragam. Kebanyakan karena makanan dimasak terlalu cepat dan ketika disajikan sudah basi.


Serentetan kasus keracunan MBG membuktikan bahwa pemerintahan Prabowo tidak belajar dari sejarah. Seperti pendahulunya di masa kepresidenan Soeharto yang juga mantan mertua Prabowo, pemerintah juga menerapkan kebijakan serupa konsep MBG. Namanya Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS). Mulai diuji coba paruh pertama 1990, PMT-AS menjadi kebijakan unggulan pemerintah dalam mengatasi masalah pangan dan gizi pada paruh kedua 1990. Untuk itu, pemerintah menggelontorkan dana besar, sekira Rp62,8 miliar, demi mencapai target penerima manfaat PMT-AS.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
Pusat Listrik Negara di Medan Merdeka

Pusat Listrik Negara di Medan Merdeka

Menikmati secangkir kopi di sebuah kedai yang dulunya berperan dalam penerangan kota. Bangunan ini menjadi perusahaan pemasok listrik sejak masa kolonial.
bottom of page