top of page

Program Makanan Bergizi Era Orde Baru

Di pengujung kekuasaannya, Presiden Soeharto mencanangkan program perbaikan gizi. Tak sempat tuntas karena keburu lengser.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Seorang ibu membagikan bubur kacang hijau sebagai makanan bergizi dalam program PMT-AS. (Repro Evaluation of the Supplemental Food for School Children Program).

  • 12 Jan 2025
  • 8 menit membaca

Diperbarui: 30 Jan

“SELAMAT makan anak generasi emas.” Jargon itu berkumandang sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan untuk anak sekolah pada awal tahun ini. Program MBG dicetuskan Presiden Prabowo Subianto sebagai program unggulan pemerintahannya. Ia sekaligus menunaikan janji kampanye Prabowo dalam gelaran Pilpres 2024 silam. Dalam komitmennya, Prabowo berseru untuk menuntaskan masalah kekurangan gizi yang banyak dialami anak-anak di Indonesia. 


“Tidak boleh ada stunting lagi di Republik Indonesia! Tidak boleh ada anak yang lapar di Indonesia! Tidak boleh ada anak Indonesia yang tidak minum susu lagi!” kata Prabowo dalam sambutannya pada Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), 7 November 2023. 


Menurut Prabowo, mutu dan kualitas manusia Indonesia yang rendah berkelindan dengan asupan gizi dan nutrisi yang dikonsumsi sejak dini. Oleh karena itu, program MBG jadi salah satu solusi untuk membentuk generasi emas manusia Indonesia pada 2045. Kendati menuai banyak kritik, Prabowo percaya diri bahwa program MBG bisa dijalankan demi memperbaiki gizi anak-anak bangsa. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
transparant.png
bottom of page