top of page

Ketika Pedagang Ikut Berjuang

Tanpa perempuan-perempuan di pasar ini, laju perjuangan amat mungkin terhenti.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 21 Apr 2018
  • 2 menit membaca

KETIKA matahari masih pulas dalam tidurnya, para perempuan-pedagang asal Kulon Progo, Bantul, dan Gunung Kidul setiap hari sudah berangkat ke Pasar Beringharjo di Kota Yogyakarta sambil menggendong bakul berisi dagangan di punggung. Aktivitas itu merupakan rutinitas mereka.


Namun, di masa perang itu, mereka tak hanya berdagang. Mereka menjadi pembawa pesan rahasia dari para gerilyawan di luar kota, pemasok logistik, sekaligus kurir. Peran mereka amat krusial. “Itu poin penting. Perempuan menjadi bagian dari usaha kemerdekaan,” kata sejarawan Ita Fatia Nadia kepada Historia.


Para perempuan-pedagang itu menjadi komunikator antara gerakan bawah tanah di kota dengan para gerilyawan di daerah Godean, Imogiri, dan berpusat di Wiyoro. Ketika berangkat, mereka membawa pesan untuk para pemikir strategi di Kota Baru, Yogyakarta. Sewaktu pulang, mereka menyampaikan pesan balasan untuk para gerilyawan di pinggiran kota.


Pertukaran informasi perjuangan yang dibawa para pedagang berlangsung di Pasar Beringharjo untuk menghindari kecurigaan Jepang. Menurut dosen sejarah UGM Dr. Mutiah Amini, Pasar Beringharjo menjadi ajang revolusi untuk para perempuan. “Para pedagang mentransfer kebutuhan para pejuang lewat pasar. Orang tidak mengira, dikiranya dia mau ke pasar, berjualan. Padahal untuk kebutuhan revolusi,” kata Mutiah.


Sambil membawa dagangan, mereka membawa barang-barang kebutuhan untuk revolusi seperti pakaian, gula, teh, uang, atau pakaian. Barang dagangan dan kebutuhan revolusi ditumpuk jadi satu untuk mengelabui tentara Jepang.


Umi Sardjono, Ketua Umum Gerwani, ikut menyamar jadi pedagang sayur ketika gerilya melawan Jepang mulai marak. Sebagai mata-mata, tugas utamanya mengumpulkan informasi. “Perempuan lebih luwes karena bisa menyamar sebagai ibu rumahtangga sehingga tidak dicurigai tentara Jepang,” tulis Ruth Indiah Rahayu dalam “Menulis Sejarah Sebagaimana Perempuan”, dimuat di Sejarah dan Budaya, Th X, No. 1, Juni 2016.


Peran itu terus berlanjut sampai masa Perang Kemerdekaan ketika Jepang sudah hengkang. Menurut Galuh Ambar Sasi dalam artikel “Menjadi (Manusia) Indonesia: Pergulatan, Jejaring, dan Relasi Perempuan di Yogyakarta Masa Revolusi”, dimuat di Pluralisme dan Identitas, banyak perempuan jadi mata-mata dengan menyamar sebagai pedagang buah atau sayur, salahsatunya Alfiah Muhadi.


Menurut Suhatno dalam “Sumbangan Wanita Yogyakarta pada Masa Revolusi” yang dimuat Jantra Vol. 1 No. 2, Desember 2006, keahlian menyamar dan menyiapkan logistik para perempuan itu diperoleh ketika mengikuti pelatihan Fujinkai. “Di masa Jepang, semua wanita diharuskan mengikuti latihan-latihan untuk menghadapi segala kemungkinan dalam membantu Jepang di Perang Asia Timur Raya.”


Banyak di antara mereka kemudian bahkan membuka warung. Banyaknya warung sempat mebuat Belanda khawatir. Belanda menganggap warung hanyalah kamuflase mata-mata orang republik. Ketakutan Belanda itu ditunjukan antara lain lewat selebaran peringatan untuk tidak makan di warung pribumi.


Peran berisiko tinggi itu jelas tak semua berhasil. Ada beberapa perempuan-mata-mata yang ketahuan dan dihukum. Salah satunya menimpa seorang kurir yang menyamar jadi pedagang telur saat membawa pesan rahasia di Wirogunan, dekat Taman siswa. “Pedagang telur itu tertangkap dan ditembak mati oleh Jepang. Perannya penting. Gerakan bawah tanah tidak bisa bekerja melawan Jepang tanpa perempuan,” kata Ita.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Kesaksian eks tentara Jepang tentang ianfu dan penyesalannya ikut dalam Perang Pasifik. Wawancara dilakukan Koichi Kimura sebelum Mitsuhiro Tanaka meninggal dunia tahun 1991.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Pablo Escobar mengisi kebun binatangnya dengan kuda nil. Setelah kematiannya, kuda nil itu berkembang biak tak terkendali hingga menimbulkan masalah.
Pablo Escobar mengisi kebun binatangnya dengan kuda nil. Setelah kematiannya, kuda nil itu berkembang biak tak terkendali hingga menimbulkan masalah.
transparant.png
bottom of page