top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kitab Para Penyair

Tuhan tidak suka para penyair, kecuali yang bertakwa. Ini cerita sastrawan H.B. Jassin menerjemahkan Al-Qur'an dari sudut sastra.

25 Agu 2011

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sastrawan H.B. Jassin disidang dalam kasus cerita "Langit Makin Mendung oleh Ki Pandikusmin" di Jakarta, 11 Februari 1970. (Perpusnas RI).

  • 26 Agu 2011
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 14 Feb

LARUT MALAM. Sesudah salat Isya, dia mulai mengetik. Lampu 40 waat dengan kap khusus menyorot  Al-Qur'an yang terbuka. Lirih-lirih terdengar surah an-Nisaa dari qariah favoritnya, Saidah Ahmad. Dia merenung. Dipasangnya kaset lain dan terdengarlah suaranya melantunkan surah Yassin. Disusul terjemahannya dalam puisi bahasa Inggris, petikan dari Yusuf Ali. Juga suaranya sendiri, seperti deklamasi. Membangun suasana seperti itu membantu pekerjaannya menerjemahkan Al-Qur'an. Setelah menelan Bodrex, dia mengetik lagi.


H.B. Jassin sedang mengerjakan terjemahan Al-Qur'an. “Saya melihatnya dari sudut sastra. Dan ini bukan tafsir melainkan terjemahan dalam bentuk puisi,” ujar Jassin dalam wawancara dengan Tempo, 29 Maret 1975.


Sosoknya tak pernah lepas dari kontroversi. Belum juga rampung masalah cerita pendek “Langit Makin Mendung” karya Kipandjikusmin, dimuat di majalah Sastra edisi Agustus 1968 dan dianggap menghina Tuhan, yang membuatnya duduk di kursi pesakitan dan mendapat vonis setahun penjara dengan masa percobaan dua tahun –salinan putusannya tak pernah dia terima– H.B. Jassin mempersiapkan sebuah karya yang juga memantik kegalauan sejumlah ulama.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page