- 2 Mei 2024
- 8 menit membaca
Diperbarui: 14 Feb
PARA nabi yang pensiun, bosan di surga. Mereka ingin kebagian jatah cuti bergilir turun ke bumi. Tuhan bertanya kepada Nabi Muhammad, untuk apa ke bumi. Muhammad menjawab untuk riset karena akhir-akhir ini umatnya sedikit yang masuk surga. Menurut Tuhan, kebanyakan mereka dari daerah tropis karena kena racun Nasakom (nasionalis, agama, dan komunis).
Demikian pembuka cerita pendek berjudul “Langit Makin Mendung” karya Kipandjikusmin, yang dimuat di majalah Sastra pada 8 Agustus 1968. Cerpen ini berniat mengkritik Sukarno yang mengusung Nasakom. Cerpen ini menuai prahara sastra. Puluhan artikel di koran dan majalah dari pelbagai pengamat bersilang pendapat. Puncaknya, Sastra dibredel dan pemimpin redaksinya, H.B. Jassin, diseret ke meja hijau. Departemen Agama menuduh Jassin bertanggung jawab atas pemuatan cerpen yang menghina Tuhan dan merusak akidah umat Islam.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












