top of page

Knocker-Upper, Pekerjaan Unik yang Populer di Masa Revolusi Industri

Knocker-upper bertugas membangunkan para buruh pabrik. Profesi tukang ketuk jendela ini ditinggalkan seiring kemunculan jam weker.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Seorang knocker-upper tengah mengetuk jendela untuk membangunkan pelanggannya, 1947. (National Archief/Wikimedia Commons).

  • 9 Jan 2025
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 31 Des 2025

DI masa lalu kebanyakan orang menggunakan isyarat alam, seperti kicau burung atau sinar matahari yang menyinari kamar tidur, untuk bangun dan memulai hari. Ada pula yang dibangunkan oleh dentang lonceng gereja maupun ayam jantan. Di masa revolusi industri, ketika pabrik-pabrik mendorong berkembangnya kelas pekerja di kota-kota besar Inggris pada abad ke-18, sebuah pekerjaan unik, yakni knocker-upper atau tukang ketuk jendela diandalkan para buruh pabrik.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page