top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kon(sapi)rasi

Teori konspirasi boleh jadi teori yang paling sering digunakan untuk meraba-raba peristiwa sejarah yang masih diselubungi misteri.

1 Mei 2013

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Illustrasi Kon(sapi)rasi oleh Adhitya Maheswara/Historia.ID.

  • 2 Mei 2013
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 25 Jul 2025

PADA teori konspirasi, segala macam faktor dihubung-hubungkan, sehingga menyerupai sebuah jaringan yang saling terkoneksi satu sama lain yang berujung pada musabab sebuah peristiwa. Analisisnya beragam rupa, mulai yang paling masuk akal sampai ke soal-soal yang tidak masuk akal. Dalam teori ini, sah-sah saja.


Salah satu peristiwa sejarah yang masih diperbicangkan dengan memakai teori konspirasi adalah pembunuhan Presiden John F. Kennedy. Kabarnya, Lee Harvey Oswald, sang eksekutor penembakan JFK hanya menjalankan perintah saja dari kelompok yang menginginkan kematian JFK. Siapakah kelompok itu? Nah, itu pun diliputi misteri yang hanya bisa diraba-raba dengan menggunakan teori konspirasi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
bottom of page