- 29 Agu 2025
- 2 menit membaca
LETNAN Dua Ario Mangkoediningrat baru saja naik pangkat. Dia pun mengadakan syukuran kecil-kecilan di rumahnya atas kenaikan pangkatnya. Entah karena kecil-kecilan atau alasan lain, Mangkoediningrat tak mengundang Kapten Raden Ario Tjitrokoesoemo, komandannya di Kompi ke-3 Korps Barisan Madura di Sumenep.
Maka, ketika bersua dalam sebuah parade, Kapten Raden Ario iseng-iseng bertanya kepada Letnan Mangkoediningrat mengapa dirinya tidak diundang di acara syukuran tadi. Letnan itu menjawab bahwa dirinyaa tak punya cukup uang. Dari 1000 gulden yang seharusnya diterima, dirinya hanya diberi 280 gulden. Sisa yang 720 gulden masih dipegang oleh komandan Korps Barisan.
“Pastinya kau akan mendapatkan uang itu kembali," kata Kapten Raden Ario.
“Ya, mungkin,” balas si letnan yang tampak pasrah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

















