top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Logo

Ini cerita dari negeri studi banding. Lakonnya soal Palang dan Bulan.

Oleh :
Historia
9 Des 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Lambang Palang Merah.

  • 10 Des 2012
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 25 Jul 2025

PADA suatu hari, beredarlah pesan di Blackberry Messenger (BBM) sendal-sepatu cap buaya yang sedang ngetren dan digandrungi masyarakat ada kalimat lafaz Allah. Tulisan itu dikamuflase pada logo cap buaya (bukan merk sebenarnya) yang berada di lapisan telapak sepatu. Barangsiapa yang menggunakan sendal atau sepatu cap buaya itu, sama saja dengan menginjak-injak kalimat suci Allah. Naudzubillah...


Pesan BBM itu melesat cepat, menyebar kemana-mana dan sudah pasti membuat bulu kuduk merinding. Bagaimana bisa, nama Allah yang mahasuci itu ada di telapak sedal-sepatu. Ibu-ibu rumah tangga ketakutan. Sebagian merasa berdosa karena membelikan anaknya sendal-sepatu durhaka itu. Mereka yang terlanjur beli, buru-buru membuangnya atau minimal: menghapus logo buaya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Try Sutrisno, Wapres Paling Beken di Era Orde Baru

Try Sutrisno, Wapres Paling Beken di Era Orde Baru

Try Sutrisno mencapai puncak popularitasnya ketika dicalonkan sebagai wakil presiden. Dikenal sebagai sosok yang hangat dan merakyat.
Jalan Cornelis Speelman Menjadi Gubernur Jenderal

Jalan Cornelis Speelman Menjadi Gubernur Jenderal

Cornelis Janszoon Speelman dipandang sebagai pahlawan VOC setelah memenangkan Perang Makassar. Jalan Speelman menjadi Gubernur Jenderal semakin terbuka lebar.
Sebelum Ali Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Sebelum Ali Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Enam kali Ali Khamenei dipenjara rezim Pahlavi dan disiksa SAVAK. Jadi korban percobaan pembunuhan tak lama pasca-Revolusi Islam 1979.
Cat Stevens Masuk Islam

Cat Stevens Masuk Islam

Dia terus bermusik setelah masuk Islam. Kemanusiaan sangat penting baginya.
Serangan Umum 1 Maret

Serangan Umum 1 Maret

Pada 1 Maret 1949, TNI menyerang Belanda. Meski TNI hanya enam jam menguasai Yogyakarta, TNI berhasil mematahkan propaganda Belanda.
bottom of page