top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Marga Eropa di Ambon

Ada marga di Ambon mirip dengan nama orang Belanda atau Portugis. Berakar dari perdagangan yang dilanjutkan dengan kolonialisme.

1 Okt 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Banyak orang Ambon menjadi serdadu KNIL. Nama marga mereka banyak pula yang mirip nama orang Belanda atau Portugis. Buah dari interaksi berabad-abad. (Wikipedia.)

  • 1 Okt 2025
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 7 Mar

PENIKMAT musik pop era 1970-an mengenal band bernama D’Lloyd yang sohor karena lagu “Titik Noda”, “Apa Salah dan Dosaku”, “Keaguangan Tuhan”, “Tak Mungkin” dan tentu saja “Hidup di Bui”. Dedengkot band itu sering bermain gitar dan pandai menulis lagu hingga jadi salah satu penggubah lagu yang sohor di Indonesia, namanya Bartje van Houten (1950-2017).

 

“Bartje van Houten berasal dari Banda ini,” terang Sekretaris Wakil Presiden Mayor Jenderal Josef Muskita, seperti dicatat Rosihan Anwar dalam Perkisahan Nusa Masa 1973-1986.

 

Rosihan sendiri penasaran tentang orang kaya Eropa di Banda yang dulu disebut perkenier. Hingga dia menanyakannya pada Muskita.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
Dari KNIL Jadi Tentara Republik

Dari KNIL Jadi Tentara Republik

Hidayat Martaatmadja memutuskan pensiun dari KNIL setelah menyaksikan penindasan Belanda terhadap bangsanya. Dia beperan dalam pendirian PDRI.
bottom of page