top of page

Mayor Belanda Tewas di Parepare, Westerling Ngamuk

Dia komandan batalyon bawahan Letnan Kolonel de Vries. Kematianya membuat operasi militer Belanda sangat keras dan kejam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Para penduduk di Sulawesi Selatan dikumpulkan sebelum dieksekusi pasukan Westerling. Salah satu aksi balas dendam atas kematian Mayor Le Roy. (NIOD).

13 Sep 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 31 Jan

KENDATI tak lebih dari sekadar bendeleider alias pemimpin gerombolan, nama La Tjambi masih disebut oleh Belanda. Dalam sejarah revolusi kemerdekaan Indonesia di Sulawesi Selatan, La Tjambi dan kebanyakan pendukung Republik Indonesia di sana namanya tak dikenal apalagi ditulis.


La Tjambi, disebut Het Dagblad tanggal 7 Oktober 1946), beraksi di sekitar Garasi Soepase, dekat Parepare, Sulawesi Selatan. Pertempuran itu sulit bagi La Tjambi hingga terbunuh.


Namun, dalam pertempuran itu komandan militer Belanda di Parepare juga terbunuh di sekitar Sungai Sawito. Komandan Batalyon Infanteri di Pare-pare yang juga komandan militer setempat itu adalah Mayor Jacobus Johannes Le Roy (1905-1946).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page