top of page

Membangun Kembali Rumah Proklamasi

Peringatan Proklamasi kemerdekaan Indonesia selalu dirayakan di Istana Merdeka yang dulunya istana gubernur jenderal Hindia Belanda. Sementara itu, situs asli rumah Proklamasi tidak berjejak lagi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Monumen Proklamator Sukarno-Hatta. (Wikimedia Commons).

  • 19 Agu 2025
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

HARI Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 baru saja kita rayakan. Seperti biasa, upacaranya bertempat di Istana Merdeka. Sejak beberapa tahun belakangan, hajatan ini menyisipkan pertunjukan hiburan. Saat itulah kita melihat dengan takjub para pejabat tinggi negara turun ke halaman Istana Merdeka berjoget ria hanyut dalam suasana gebyar.


Padahal, di luar tembok istana, masih banyak rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan. Untuk sekadar makan dan mendapatkan pekerjaan dengan upah layak saja mereka amat kesulitan. Terlebih bila menilik sejarahnya, perayaan hari kemerdekaan RI di Istana Merdeka sesungguhnya bertolak belakang dengan sejarah proklamasi kemerdekaan itu sendiri.


“Peringatan proklamasi kemerdekaan itu sekarang kan di Istana (Merdeka), dan menurut kami kontra-produktif karena itu dulu istana gubernur jenderal. Jadi, gambaran tentang kemerdekaan Indonesia itu kurang pas karena membayangkan acara proklamasi itu megah, penuh dengan kemewahan. Padahal, pada kenyataannya itu diadakan di teras rumah dan itu di bulan puasa juga tanpa biaya,” kata sejarawan Bondan Kanumoyoso dalam bincang publik Yayasan Lembaga Kajian Heritage Indonesia bertajuk “Cerita Makanan Jajanan Rakyat Awal Kemerdekaan” di Jakarta (15/8).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Folarin Balogun tetap tampil meski terkena kartu merah di laga sebelumnya. Enam dekade silam, kasus kartu merah juga menimpa bintang Brasil Garrincha.
Folarin Balogun tetap tampil meski terkena kartu merah di laga sebelumnya. Enam dekade silam, kasus kartu merah juga menimpa bintang Brasil Garrincha.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Kain tenun di berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Sayangnya, pendataan tentang para perajinnya masih belum memadai.
Kain tenun di berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Sayangnya, pendataan tentang para perajinnya masih belum memadai.
transparant.png
bottom of page