top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Mengajar atau Nanti

Indonesia kekurangan guru bukan cerita baru. Di masa lalu, para mahasiswa turun ke wilayah-wilayah terpencil untuk mengajar dan mendirikan sekolah. Program PTM ini pendahulu KKN.

17 Jan 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Guru dan murid Sekolah Guru Atas (SGA) Donggala, Sulawesi Tengah. Tiga guru PTM dari UGM: Bawadiman (x), Priyono, dan Hadiyono, 21 April 1959. (Dok. Bawadiman).

Diperbarui: 30 Des 2025

BAWADIMAN sudah sepuh. Usianya 81 tahun. Guratan di wajahnya mengisyaratkan kenyang makan asam garam kehidupan. Sebagai seorang dokter dia tahu betul bagaimana menjaga kesehatan. Suaranya lantang. Bahkan pada tempo-tempo tertentu nadanya meninggi. Pendengaran dan daya ingatnya juga baik.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page