top of page

Menggali Jejak Merah S. Rukiah

S. Rukiah ditahan dan karya-karyanya dilarang penguasa Orde Baru karena dituding berhaluan kiri. Setelah puluhan tahun terpinggirkan, salah satu karyanya dihidupkan melalui pameran.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pameran “Kejatuhan dan Hati: Denyut Romansa di Tengah Gejolak Revolusi” di RUBANAH–Underground Hub, Jakarta. (Amanda Rachmadita/Historia.ID).

29 Nov 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 25 Apr

“MERAH ini bukan sadja merah warna revolusi jang sekarang sudah tidak tahu merahnja lagi, bukan pula merah darah pembunuhan, tapi juga merah tjinta.”


Kutipan dari novel Kejatuhan dan Hati karya S. Rukiah itu menghiasi dinding pameran di RUBANAH–Underground Hub, Jakarta, dari 14 Oktober hingga 5 November 2023. Pameran bertajuk “Kejatuhan dan Hati: Denyut Romansa di Tengah Gejolak Revolusi” diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian acara Pekan Kebudayaan Nasional 2023. Pameran ini juga sebagai upaya menggali kembali sosok dan karya sang sastrawati yang aktif berkarya sejak tahun 1940-an.


Novel Kejatuhan dan Hati yang terbit pada 1950 bukan karya pertama Rukiah. Di masa perang kemerdekaan, ia aktif menulis puisi dan mengirimkan tulisan-tulisannya ke sejumlah majalah, seperti Gelombang Zaman dan Godam Djelata. Selain menjadi koresponden dan staf majalah Pujangga Baru di Purwakarta, pada 1948 Rukiah juga kerap menulis untuk Mimbar Indonesia dan Indonesia. Meski begitu, Kejatuhan dan Hati yang membuat nama Rukiah semakin dikenal dan diperhitungkan sebagai sastrawan wanita di era kemerdekaan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
transparant.png
bottom of page