top of page

The Light of Christ on Nias Island

Christianity is the majority religion on Nias Island, thanks to German pastors who spread it with the help of local teachers whom they had trained.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Christian congregation at a church in Gunungsitoli, Nias. (Wereldmuseum Amsterdam)

  • 28 Feb
  • 5 menit membaca

NIAS is currently experiencing difficulties. Prices of goods have skyrocketed even though the island hasn't been flooded like Tapanuli, South Sumatra. The condition is due to the economic dependence of Nias Island on Tapanuli with its port in Sibolga. As a result, the prices of goods in Nias, which were already more expensive than in Sibolga before the Tapanuli floods, are now even higher.


“The only route for goods to Nias is from Sibolga. During this disaster, prices have risen in Nias because goods are now being sent from Padang,” said Dian Purba, a history lecturer at the State Christian Institute (IAKN) in Tarutung.


IAKN Tarutung has many students from Nias Island. Some of them live on scholarships, which they sometimes share with their families in Nias. According to Dian Purba, these students don't want to return to their hometowns but instead want to become Christian teachers elsewhere.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.
bg-gray.jpg
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
bg-gray.jpg
Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.
bg-gray.jpg
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Siapa yang tak suka berwisata sambil menikmati sajian makanan khas. Di Indonesia, pusatnya ada di Banyuwangi.
Siapa yang tak suka berwisata sambil menikmati sajian makanan khas. Di Indonesia, pusatnya ada di Banyuwangi.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Di mana pun dan kapan pun manusia butuh mendengarkan musik. Beragam perangkat yang kini tersedia memungkinkannya.
Di mana pun dan kapan pun manusia butuh mendengarkan musik. Beragam perangkat yang kini tersedia memungkinkannya.
transparant.png
bottom of page