top of page

Menguak Dokumen Tentara

Jepang mengelak terlibat mendirikan rumah bordil dan merekrut paksa ianfu di sejumlah negara. Namun, peran militernya terungkap dalam dokumen.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenderal Iwane Matsui (paling depan) memasuki Nanjing. (Wikimedia Commons).

  • 6 Jul 2023
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 21 Mei

PADA 1931 tentara Jepang menyerbu daratan China dan akhirnya menduduki kota Shanghai dan Nanjing. Tapi bertahun-tahun berperang membuat militer Jepang kehabisan persediaan makanan. Mereka menjarahi rumah-rumah penduduk, membunuh rakyat sipil, dan … memperkosa perempuan. Dalam buku yang menghebohkan pada 1997, The Rape of Nanking: The Forgotten Holocaust of World War II, Iris Chang mengisahkan secara rinci tentang perempuan-perempuan China yang diperkosa di setiap lokasi dan di setiap waktu.


Dampak buruk menyergap militer Jepang: banyak tentaranya mengidap penyakit kelamin. Kabar itu sampai ke Tokyo. Markas Besar Militer Jepang lalu mengirimkan dr. Aso Tetsuo untuk melakukan penyelidikan. Tetsuo merekomendasikan agar menyediakan rumah bordil (ianjo) yang berisi perempuan-perempuan “bersih”. Alasannya, selain mencegah penyebaran penyakit kelamin, moral, efektivitas dan disiplin tentara Jepang akan meningkat. Perempuan-perempuan bersih itulah yang kini dinamakan ianfu.


Namun, menurut sejarawan Universitas Chuo, Jepang, Yoshiaki Yoshimi, adanya fasilitas ianjo bukan solusi untuk masalah itu. Ia memperburuk masalah. “Tentara Kekaisaran Jepang sangat takut bahwa ketidakpuasan yang bergejolak di antara para tentara bisa meledak menjadi kerusuhan dan pemberontakan. Itulah mengapa disediakan perempuan.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Belanda bikin lembaga yang mengumpulkan informasi mengenai tanah jajahannya.
Belanda bikin lembaga yang mengumpulkan informasi mengenai tanah jajahannya.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
<strong></strong>Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
transparant.png
bottom of page