- Wenri Wanhar
- 1 Apr 2023
- 7 menit membaca
Diperbarui: 24 Jan
RUMAH dua tingkat di Bintara, Bekasi itu berpagar jerajak besi. Halamannya dipenuhi aneka bunga. Beranda dibiarkan kosong; tak ada meja maupun kursi. Sebuah sepeda mini terparkir di garasi. Dua bocah laki-laki asyik bermain. Mereka cucu si empunya rumah: Fredy Siswanto atau Fredy S.
Ruangan di dalamnya cukup luas. Agak menjorok ke dalam, anak tangga meliuk ke lantai dua. Di bawahnya, kolam ikan mini tak lagi terawat. Dinding kolam itu bercorak ala lembah di pegunungan. Kering. Berdebu.
“Maaf, agak berantakan. Semenjak Fredy sakit, sempit sekali waktu untuk mengurus rumah. Anak-anak juga sudah tinggal di rumah masing-masing dengan keluarganya. Paling seminggu sekali datang ke mari,” kata Sri Suyati, biasa disapa Yati, istri pertama Fredy S.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












