top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Menjemput Pak Nas

Kesaksian seorang prajurit Resimen Tjakrabirawa. Dari “penjemputan” Jenderal Nasution yang gagal hingga terdampar di neraka Orde Baru.

23 Nov 2022

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi penjemputan Jenderal AH Nasution oleh pasukan Tjakrabirawa. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

Diperbarui: 5 Apr 2025

TIGA prajurit berbaret merah bata itu terlihat bengis. Dengan popor senjata, mereka menggedor pintu kamar Menteri Koordinator Pertahanan Keamanan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jenderal Abdul Haris Nasution. Namun sang jenderal yang rencananya akan dipaksa menghadap Presiden Sukarno pagi buta itu tidak jua keluar. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Bapak Persandian Indonesia

Bapak Persandian Indonesia

Roebiono Kertopati dikenal sebagai Bapak Persandian Indonesia. Separuh hidupnya didedikasikan untuk memimpin lembaga sandi negara.
Jenderal Reformis Agus Widjojo Telah Berpulang 

Jenderal Reformis Agus Widjojo Telah Berpulang 

Agus Widjojo jenderal berpikiran maju. Meski sejatinya korban 1965 juga, Agus enggan mendendam dan pilih menyerukan perdamaian untuk semua.
Milisi Lokal Belanda di Subang

Milisi Lokal Belanda di Subang

Dalam Perang Kemerdekaan Indonesia, di Front Karawang-Bekasi Belanda punya pasukan lokal HAMOT. Di Front Subang ada Troepen Spier.
The Cideng Camp: A Hell on Earth

The Cideng Camp: A Hell on Earth

Japan declared the Cideng Camp a “protected” ghetto, but in reality, the internees' lives were hellish.
Kisah Pertemuan Pangeran Makassar dan Padri Spanyol

Kisah Pertemuan Pangeran Makassar dan Padri Spanyol

Dekat dan belajar banyak ilmu modern dari orang Portugis dan Spanyol, Karaeng Karunrung sangat anti-Belanda. Tegas melawan VOC.
bottom of page