top of page

Menyibak Aktris Berbulu Ketiak

Eva Arnaz, selain aktris panas, identik dengan bulu ketek di masanya. Ternyata, sebelum Eva Arnaz, ada aktris lain yang dijuluki Ratu Ketiak.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Yana Schurman, model dan aktris, yang dujuluki Ratu Ketiak. (Majalah SFF, No. 23 Februari 1973).

4 Apr 2018
3 menit membaca

DI sebuah klub malam, Eva Arnaz bernyanyi enerjik. Pakaian dengan lengannya yang terbuka membuat bulu ketiaknya terlihat.


Saat itu, Eva berperan di dalam film Lima Cewek Jagoan (1980). Dalam film laga ini, selain Eva, bermain pula empat aktris cantik, yakni Debby Cynthia Dewi, Yatti Octavia, Lydia Kandou, dan Dana Christina.


Eva, yang berperan di 43 judul film selama kariernya di layar lebar, di kemudian hari menjadi ikon bintang film yang punya bulu ketiak lebat. Banyak filmnya menampilkan bulu ketiaknya yang menjuntai.


Keluarga Eva pernah mempermasalahkan adegan syur dalam film-film yang dimainkannya. Namun, keluarga dan barangkali penonton film kala itu, tak pernah sekalipun mempermasalahkan bulu ketiaknya yang lebat.


Ajimat dan Seni


Tampaknya bulu ketiak bagi sejumlah aktris pada 1970-an hingga 1980-an merupakan hal yang wajar. Bisa jadi salah satu standar kecantikan dan tren.


Jauh sebelum karier Eva meledak, Dally Damayanty merupakan pragawati dan aktris film yang percaya diri dengan bulu ketiaknya.


Menurut Varia, 16 Maret 1975, Dally terjun ke dunia peragawati pada 1973 dan kariernya langsung melejit. Dally kemudian menjadi peragawati yang menonjol dan ditampilkan oleh desainer Fauzan Ramon dalam acara peragaan busana pada malam Tahun Baru 1974 di Taman Wisma Nusantara, Jakarta.


Pada 1974, Dally ikut keliling Asia untuk peragaan busana. Lantas, sepulang dari tur itu, ia pun disodori kontrak bermain di film Dasar Rezeki (1974). Tak hanya itu, Dally yang berani berpose mengenakan bikini di sejumlah media juga menjadi objek reklame Ajinomoto.


“Apakah sukses Dally yang subur, dengan jerawat di mukanya ini berkat ‘ajimat’ bulu keteknya yang lumayan lebatnya ini, tentu Dally sendirilah yang lebih tahu bukan?” kata wartawan Varia, 16 Maret 1975. Wartawan Varia menyebut bulu ketiak Dally itulah sex appeal yang ia miliki.


Selain Dally, aktris dan foto model Waty Siregar percaya diri berpose genit dengan pakaian lengan kanan terbuka dan bulu ketiak terurai. Foto itu merupakan hasil jepretan Cendrawasih 2000 di sampul belakang majalah Selecta edisi 12 Februari 1979. Di dalam kalender 1978 dan 1979, foto-foto seksi Waty pun terpampang.


“Tapi, itu kan rasa seni, penuh keindahan, dan saya tidak berbugil,” kata Waty, yang pernah bermain di 30 judul film selama kariernya, kepada Selecta, 12 Februari 1979.


Ratu Ketiak


Cara Joseph Oliviero dalam artikelnya “Segi-Segi Keindahan Ketiak”, dimuat Sport Fashion Film edisi Februari 1973, menulis orang-orang di Italia dan Turki berpendapat bulu ketiak merupakan keindahan, karena memberikan kesan merangsang.


“Ada semacam tendensi pada mereka yang menyatakan bahwa perempuan yang punya bulu ketiak lebat punya kemampuan seks besar. Sehingga orang Italia dan Turki pantang mencukur habis bulu ketiaknya,” tulis Cara.


Pada awal 1970-an, yang menjadi ikon bulu ketiak bukanlah Eva Arnaz, melainkan Yana Schurman. Yana seorang model, yang hanya bermain di satu judul film Pat Gulipat (1973).


Dalam artikel Cara, terpampang foto Yana dengan bulu ketiaknya, memakai keterangan: “Pantas dijuluki Ratu Ketiak. Kelihatan sexy dan pantang dicukur dari sejak lahir.”


Meski demikian, tak semua perempuan ingin memelihara bulu ketiak. Menurut Cara, memangkas bulu ketiak menjadi sebuah kebiasaan di luar negeri sejak berkembangnya mode pakaian tanpa lengan pada 1924. Melihat peluang, Profesor Kromayer menciptakan alat pencabut bulu ketiak. Namun, alat Kromayer ini masih meninggalkan bekas dan terasa sakit bila digunakan.


Seiring waktu, tren aktris memelihara bulu ketiak kian surut. Pandangan masyarakat pun berubah.


Meski begitu, di luar negeri menunjukkan hal yang berbeda. Di sana, bulu ketiak aktris justru sedang tren. Sejumlah aktris, seperti Madonna dan Julia Roberts, justru pernah menampilkan ketiak mereka dengan bulu alami.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Solidaritas yang dibangun melalui sentimen rasialis dan keagamaan serta perasaan paling unggul dari yang lain semakin menggejala. Celakanya, ia ada peminatnya.
Solidaritas yang dibangun melalui sentimen rasialis dan keagamaan serta perasaan paling unggul dari yang lain semakin menggejala. Celakanya, ia ada peminatnya.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Superhero perempuan tangguh dari semesta Marvel. Membawa agenda pemberdayaan perempuan.
Superhero perempuan tangguh dari semesta Marvel. Membawa agenda pemberdayaan perempuan.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
transparant.png
bottom of page