- Aryono
- 30 Sep 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 15 Jan
KABAR pertemuan Arnold Manonutu dengan Semaoen di kota Amsterdam, Belanda, tercium intelijen Belanda. Dia pun mulai dimata-matai. Bahkan, pemerintah Hindia Belanda melarang orangtuanya mengirim uang bulanan.
Merasa tak nyaman, Arnold pulang ke tanah air. Tak berselang lama tinggal di Batavia, Arnold mendapat surat dari orangtuanya di Manado bahwa dia dicalonkan sebagai sekretaris di Minahasa Raad atau Dewan Minahasa, menggantikan G.S.S.J. Ratulangi. Namun, Arnold ditolak Residen Manado, karena dituduh pernah bekerjasama dengan Semaoen yang komunis.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












