top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Mimpi-mimpi Swasembada Sapi

Kisah Indonesia dari eksportir menjadi importir daging sapi. Keseriusan menanganinya hanya terjadi di masa lalu. Hingga kini target swasembada sapi belum juga tercapai.

23 Okt 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden Soeharto mendampingi Perdana Menteri Australia Malcolm Frazer meninjau Peternakan Sapi Tapos di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, 10 Oktober 1976. (IPPHOS).

  • 23 Okt 2023
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 10 Jan

OKTOBER 1966, kapal muat Waibalong yang mengangkut 800 sapi asal Indonesia tiba di Hong Kong. Sapi-sapi milik Persatuan Pedagang Hewan Nasional Indonesia itu adalah gelombang pertama ekspor Indonesia di awal Orde Baru. Jumlahnya memang tidak banyak, namun terus meningkat dari waktu ke waktu. Tercatat sejak itu sampai 1978, Indonesia sanggup menjadi eksportir sapi potong ke beberapa negara seperti Hong Kong dan Singapura. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page