top of page

Ode Pejuang yang Kesepian

Mengorganisasi pemogokan dan demonstrasi di New York, mengakhiri hidup di Kalibata.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Charles Bidien. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

21 Nov 2022
15 menit membaca

Diperbarui: 26 Apr

KALIBATA, 23 Agustus 1972. Sekira pukul sembilan malam, terdengar suara ketukan. Muhammad Ali beranjak dan membuka pintu. Di hadapannya berdiri tetangganya. Ia mempersilakan masuk. Di ruang tamu, mereka berbincang hangat. Ali dan istrinya lebih banyak mendengar penuturan lelaki itu.


“Cerita dagang, cerita dia di Eropa, cerita perjalanan dari Indonesia ke Amerika. Nggak bisa semuanya (saya ingat), nggak saya catat. Saya iya-iya aja,” ujar Ali, berusia 90 tahun, kepada Historia.ID.


Malam kian larut. Si tamu mulai menyampaikan maksud kedatangannya. Ia menyodorkan surat kuasa. Ali diminta mengambil tunjangan pemerintah bagi perintis kemerdekaan dan mengelola uang itu untuk istrinya. Ia beralasan hendak pergi tapi tak memberi tahu tujuannya. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
transparant.png
bottom of page